Tuesday, April 16, 2013

Commune Cafe - Bistro (moving to SCBD)

Setelah direncanain selama seminggu, akhirnya tibalah hari Jumat lalu dimana saya dan beberapa teman kampus janjian buat nongkrong bareng, dan seperti biasa selalu saya yang disuruh nentuin tempat. Setelah kunjungan yang cukup menarik ke Mojo di senopati, akhirnya saya iseng "ngubek-ngubek" tempat seru lainnya di senopati. Maklum, sebelumnya jarang banget ke daerah senopati :p
Dan setelah menclak-menclok sana-sini di berbagai blog, akhirnya tingkat penasaran tertinggi jatuh kepada Publico, tapi sayang sekali waktu telpon buat booking, emang dasar belom jodoh, ternyata Publico udah full booked buat jam 19.00, sedangkan saya dan teman-teman baru akan sampai senopati sekitar pukul 17.30. Dan untungnya saya punya back-up plan, jadilah kami melanjutkan perjalanan sedikit ke Commune Cafe-Bistro di jalan Suryo, gak jauh dari Publico. Begitu sampai, kami disambut sama satpam yang jaga disana, dan ternyata ada Valey Parking. Tapi berhubung mobil teman saya ini agak "manja", jadinya dia memutuskan buat gak valey.

Commune itu terletak di lantai 2, dimana lantai 1 nya itu toko furniture. Lupa foto bagian depan, tapi bagian dalam aja cukup lah ya buat ngasi gambaran tempatnya. hehe.

 Bagian depan yang menghadap ke luar
Bisa diliat, selain pake AC, mereka juga menggunakan ceiling fan. Yang menurut saya sangat membantu menghalau asap rokok dari berbagai penjuru daripada cuma mengandalkan exhaust

 Non-smoking private area
(waktu kesana, area dibalik kaca itu direserved buat acara arisan , dan kaca itu merupakan pintu geser, jadi kalau mau lebih private, bisa ditutup aja)

Bar and Dessert Area

Disamping bar ini sebenernya ada open kitchen, jadi kita bisa liat aksi para chef ngolah makanan kita. Sepanjang mata memandang, mostly area nya itu smoking sih. Jadi buat para non-smokers bisa menimbang-nimbang buat reserved dulu sebelum dateng biar bisa pilih area yang lumayan aman dari asap :) Nah cukup bahas tempat, sekarang mari beralih ke menu.


Menu nya ditempel di board, satu sisi menu makanan dan sisi lainnya menu minuman. Buat beralih dari sisi satu ke sisi lainnya tinggal flip back aja. Kalau  untuk range harga sih sama aja kayak cafe-cafe di senopati pada umumnya. Food start from 36k-400k(ish). Menu disini western-italian, ada sandwich, pasta, grills, dan rice. Menurut saya pilihannya cukup bervariasi dan keliatannya enak-enak. Di menu sisi sebaliknya, ada dicantumkan peringkat 1-7 minuman terfavorit di Commune. Kalau jenisnya ada tea, coffee, mocktails, cocktails, wine, dan beer. Dan waktu saya kesana, sedang ada promo wine, tapi karena lagi gak mood buat wine, akhirnya kami memilih buat skip promonya.

here are our choices:

Lychee Ice Tea (35k)

Ginger Ale Lemon Sorbetto (50k)

(Ginger ale, lemon chucks, mint leaves, lemon grass spear, lemon sorbet)
It said in the menu : Hangover Favorite
This one was my choice. Kenapa akhirnya pilih ini? Dari hasil research sebelumnya, banyak yang rekomendasiin ini dan di menu ternyata minuman ini menempati peringat no.1 dari 6 minuman minuman favorite lainnya disini. Awalnya sempat ragu, soalnya belum pernah minum ginger ale dan ditambah lagi gak suka sama minuman yang bertaburkan daun mint ( yang sering saya sebut sebagai "daun sampah"), tapi setelah minumannya sampai dan saya cicipi, it was not bad at all. I was sick at the time i went there, and this beverage refresh my mood and also my throat. And i still can tolarate the mint leaves, they didn't bother me at all. haha. Me and the other friends like it, although one of them didn't.

Carbonara (65k)
Commune favorite pasta. Consists of eggs, parmesan cheese and bacon chunks (beef or pork)
The carbonara sauce was creamy and tasty, the pasta was cooked al-dente. Yumm!
Prawn Aglio Olio (60k)
 Spaghetti mixed with infused garlic and home-made chili olive oil topped with chopped crystal prawn. This was good, karena walaupun sedang flu, saya bisa merasakan harumnya aroma pasta ini bahkan sebelum menyentuh lidah. Unfortunately, the pasta was still undercooked and maybe for some people this one will be too spicy.

Bachamel (60k)
Tadinya sempet bingung mau pilih ini atau Anza Pizza, karena hasil browsing, most bloggers tried Anza Pizza. Tapi kemudian mbak waiters nya merekomendasikan ini dibanding Anza Pizza. Jadilah kemudian saya memutuskan memesan pizza ini untuk di share berdua dengan teman saya. Dan ternyata pilihan saya tidak salah. The pizza dough was thin and crispy, combined with the creamy bechamel sauce, mushroom, and pepperoni. The pizza was perfect!

Irish Cake (38k)
And last but not least, dessert. I always love desserts. When i walked in the restaurant, my eyes spotted the cake display. There were 3 choices of cake: The Hummingbird (Pineapple Cake or i might say Blue Cake), Red Velvet and Irish Cake. So then i chose this Irish Cake, Guiness chocolate stout cake with baileys cream cheese. I can barely taste the hint of baileys, and a bit too dry for me. I will definitely gonna try the Hummingbird Cake next time.

We also order Bintang beers (50k), Kiwi Ice Tea (35k), and Hot Espresso (25k), but i was too busy munching so then too bad i forgot to take the pictures. 

Aside from the cake, Commune complete my day, my tummy, and my heart.  This place worth a second visit.

Commune 25 Cafe & Bistro 
Jl. Suryo No. 25, Senopati
Kebayoran Baru - South Jakarta
Ph. +6221 72789913
Opening hours: 10am - 10pm (until 1am on Fri & Sat)

Thursday, April 11, 2013

1st time!

setelah sekian lama temen-temen gw nyuruh bikin food blog, akhirnya sekarang kesampaian juga.
Sebelumnya cuma jadi stalker food blogger2 canggih setiap sebelum pergi nyobain tempat makan baru, belakang sering baca blognya Selby sama blognya Jenzcorner buat referensi.  Inspirasi bikin food blog datang setelah baca blognya lolo-appetite beberapa tahun lalu dan setelah sekian lama akhirnya terwujud hari ini :)
Sebenernya dari dulu hobby makan dan jalan-jalan, terutama nyobain tempat makan baru yang enak dan lucu. Berawal dari iseng ngepost foto-foto makanan yg menggugah selera setiap pergi kulineran di facebook, seringnya malem-malem di saat orang-orang udah pada kejebak di kamar dan terlalu mager keluar lagi buat nyari makanan, akhirnya mereka cuma bisa ngiler dan marah-marah liat post foto makanan gw itu di facebook. hahaha *evil laugh
Beranjak dari situ banyak temen-temen yang nyuruh bikin food blog dan gw bahkan sering jadi ensiklopedia tempat kuliner bagi mereka,  baik sekedar nanya referensi tempat makan enak yang sesuai budget, yang fancy, bahkan gak jarang juga gw diajakin nyobain tempat baru yang mereka juga belom pernah kunjungin. 
Semoga keberadaan blog ini bisa ngikutin jejak food blog-food blog pendahulu, berbagi informasi dan kebagiaan melalui makanan
i'll post my restaurant reviews as soon as possible. So see you when i see you. ciao!